Last modified: 2018-05-11
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika dengan penerapan metode Teams Games Tournament (TGT) denagan permaianan Criminal Case. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini yaitu berupa peningkatan ketuntasan hasil tes serta peningkatan dalam setiap indikator berpikir kritis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Tegowanu Wetan tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 28 orang. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan soal tes uraian luas dan lembar observasi. Peneliti melakukan pretest yang berguna untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematika pada siswa kelas IV sebelum diberikan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan pada setiap aspek berpikir kritis secara bertahap. Saat dilakukan pretest pada setiap aspek diperoleh presentase siswa yang tuntas KKM aspek pertama sebesar 46,43%, aspek kedua 42,86%, aspek ketiga 50%, aspek keempat 42,86%, serta aspek kelima 35,71%. Saat dilakukan siklus I diperoleh presentase siswa yang tuntas KKM pada setiap aspek yaitu aspek pertama sebesar 85,71%, aspek kedua 75%, aspek ketiga 60,71%, aspek keempat 60,71%, serta aspek kelima 60,71%. Telihat peningkatan saat dilakukan siklus II diperoleh presentase siswa yang tuntas KKM pada setiap aspek yaitu aspek pertama sebesar 89,29%, aspek kedua 85,71%, aspek ketiga 82,14%, aspek keempat 85,71%, serta aspek kelima 82,14%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode TGT dengan permaianan Criminal Case mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas IV.
Keywords
References
Agasi, G. R., & Rudhito, M. A. 2014. Kemampuan Siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal-Soal TIMSS Tipe Penalaran. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains IX, 878.
Fisher, A. 2008. Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.
Fisher, A. 2009. Berpikir Kritis. Sidoarjo: Erlangga
Khamdani, F. 2016. Permainan Heli Berbasis STAD untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN Bantal Kec. Bancak Tahun Ajaran 2015/2016. Doctoral dissertation. Salatiga: Program Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana.
Komalasari, K. 2011. Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT Refika Aditama.
Lewy, Zulkardi, & Aisyah, N. 2009. Pengembangan Soal untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pokok Bahasan Barisan dan Deret Bilangan di Kelas IX Akselerasi SMP Xaverius Maria Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 3 (2): 14.
National Council of Teachers of Mathematic (NCTM). 2000. Principle and Standards for School Mathematics. United State of America: The National Council of Teachers of Mathematics.
Permendikbud. 2016. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. (https://onopirododo.wordpress.com/2017/05/03/permendikbud-nomor-20-21-22-dan-23-tahun-2016-skl-si-st-proses-dan-st-penilian/), diakses tanggal 15 April 2018.
Purba, R. T. 2015. Sebuah Tinjauan Mengenai Stimulus Berpikir Kritis Bagi Siswa Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5 (3): 4-5.
Rochmad. 2013. Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif dalam Pembelajaran Matematika. Makalah. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Matematika VII tahun 2013 di Universitas Negeri Semarang. Semarang 26 Oktober.
Rosmaiyadi. 2017. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa dalam Learning Cycle 7E Berdasarkan Gaya Belajar. AKSIOMA Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 6 (1): 12.
Slavin, R. E. 2005. Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung: Penerbit Nusa Media.
Undang-undang RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.(http://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wpcontent/uploads/2016/08/UU_no_20_th_2003.pdf), diakses tanggal 4 Oktober 2017
Wahyudi, W., & Siswanti, M. C. 2015. Pengaruh Pendekatan Saintifik Melalui Model Discovery Learning Dengan Permainan Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 Sd. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5 (3): 23 & 28.
Wardani, E. K. 2016. Pengembangan Soal Serupa TIMSS untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah pada Konten Bilangan Kelas VIII . UMS ETD-db Repository, 3.